1
59

Doa Sebelum Tidur dan Sesudah Tidur [Terlengkap]

Nah membaca doa sebelum tidur termasuk dari adab yang diajarkan rasulullah kepada kita, para umatnya. Sudah jelas alasannya karena agar saat kita menutup mata kita bisa selalu mengingat Allah di hati kita. Jika kita besoknya sudah tidak bangun lagi (mati), setidaknya kita mati dengan keadaan yang khusnul khatimah.

Nah jika kita sudah diajari adab sebelum tidur, apalagi sama rasulullah langsung, kita seharusnya selalu mengamalkan kebiasaan ini. Karena siapa tau kita besoknya tidak bisa bengun lagi dan kita harus meninggalkan dunia ini.

Maka dari itu, disinilah mari kita belajar bersama-sama mengenai doa sebelum tidur dan doa sebelum tidur, agar kita selalu diberikan perlindungan kepada Allah saat rah dan jasad kita terpisahkan saat tidur.

Do’a Sebelum Tidur

soa sebelum dan sesudah tidur, islami, doa

Sebenarnya bacaan tidur ini, sudah sering kita pelajari di sekolah. Namun, tidak jarang kita lupa dengan bacaan ini, wajarlah namanya juga manusia. Nah untuk itulah kakibu disini, yaitu untuk membantu kalian memperdalam ilmu untuk lebih mengenai do’a sebelum tidur ini.

Nah berikut lafadz arab dari doa sebelum tidur ini:

soa sebelum dan sesudah tidur, islami, doa

Bacaan Doa Sebelum Tidur Arab

باسمِكَ اللَّهُمَ أَحْيا وأمُوتُ

Nah seperti yang anda lihat, di atas adalah bacaan doa sebelum dalam bacaan arab. Mudah dan simplekan.

Bacaan Doa Sebelum Tidur Latin

Bismika Allahuma Ahyaa Wa Amuut

Nah jika kalian yang masih belajar membaca Al-quran, kalian bisa menirukan bunyi bacaan latin di atas.

Arti Bacaan Doa Sebelum Tidur

Dengan nama-mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-mu aku mati.(HR. Bukhari dan Muslim)

Nah dari arti di atas, berarti bisa kita simpulkan bahwa ini memang doa yang diajar rasulullah kepada kita. Karena doa ini diambil dari hadits secara langsung.

Sunnah-Sunnah Yang Dianjurkan Saat Hendak Tidur

soa sebelum dan sesudah tidur, islami, doa

Nah ada juga nih sunah-sunah yang boleh kita lakukan atau boleh juga tidak kita lakukan sebelum kita akan tidur. Ya yang seperti kalian tau bahwa, sunah adalah sesuatu amalan, jika kita melakukannya maka akan mendapatkan pahala, dan jika kita tidak melakukannya maka kita juga tidak akan mendapatkan dosa.

Jadi berikut merupakan sunah-sunah yang dianjurkan rasulullah, untuk kita para umatnya.

1. Tidurlah Dengan Keadaan Berwudhu

Sunah ini berdasarkan dari hadits Al Baro’ bin ‘Azib, Nabi Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ

Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

2. Tidur Berbaring Pada Sisi Kanan

Nah untuk masalah ini, sebagian ulama menjelaskan, bahwa posisi berbaring ke kanan merupakan posisi yang paling baik, yang dapat memudahkan kita bangun untuk melaksanakan sholat malam, dan baik untuk organ tubuh khususnya jantung, karena akan mengurangi tekanan pada jantung yang lebih berada di bagian kiri tubuh.

Ibnu Hajar Al-Asqalani pernah berkata:

ﻭَﺧَﺺَّ ﺍﻷَﻳْﻤَﻦ ﻟِﻔَﻮَﺍﺋِﺪ : ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺃَﻧَّﻪُ ﺃَﺳْﺮَﻉ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻻﻧْﺘِﺒَﺎﻩ
“Dikhususkan arah kanan tidur karena ada beberapa faidah, di antaranya lebih cepat untuk sadar (bangun shalat malam).” [Fathul Bari lIbnl Hajar Al-Asqalani]
Dari Ibnu Qyyim Al-Jauziyah sendiri pernah menjelaskan mengenai manfaat dari tidur dengan posisi ke samping kanan ini:
ﻭﻟﻬﺬﺍ ﺍﺳﺘﺤﺐ ﺍﻷﻃﺒﺎﺀ ﺍﻟﻨﻮﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺠﺎﻧﺐ ﺍﻷﻳﺴﺮ ﻟﻜﻤﺎﻝ ﺍﻟﺮﺍﺣﺔ ﻭﻃﻴﺐ ﺍﻟﻤﻨﺎﻡ، ﻭﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺍﻟﻨﻮﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺠﻨﺐ ﺍﻷﻳﻤﻦ، ﻟﺌﻼ ﻳﺜﻘﻞ ﻧﻮﻣﻪ ﻓﻴﻨﺎﻡ ﻋﻦ ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻠﻴﻞ، ﻓﺎﻟﻨﻮﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺠﺎﻧﺐ ﺍﻷﻳﻤﻦ ﺃﻧﻔﻊ ﻟﻠﻘﻠﺐ ، ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﺠﺎﻧﺐ ﺍﻷﻳﺴﺮ ﺃﻧﻔﻊ ﻟﻠﺒﺪﻥ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ
“Oleh karena itu pata dokter/tabib menyarankan tidur ke arah kiri agar sempurnanya istirahat dan nyamannya tidur. Pemilik syariat (Allah) lebih suka (hukumnya sunnah) tidur ke arah kanan agar tidur tidak terlalu lelap dan ia tidak terlewatkan dari salat malam. Tidur ke arah kanan lebih bermanfaat bagi jantung, sedangkan tidur ke arah kiri lebih bermanfaat bagi badan. Wallahu a’lam. [Zaadul Ma’aad 1/321]
3. Meniup Kedua Telapak Tangan Sambil Membaca Surat Ayat Kursi dan 3 Qul (Al-ikhlas, An-Nas, Al-Falaq)
Nah sebelum tidur usahakan untuk membaca surat-surat yang sudah di sunahkan ini ya kawan, supaya kita senantiasa diberi perlindungan oleh Allah, untuk selalu dihindarkan oleh hal-hal buruk saat kita masih tidur.
Nah untuk setelah membaca ayat kursi dan 3 qul itu, usapkanlah kedua tanganmu ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau lainnya. Hal ini dilakukan sebanyak 3x.
Sebagaimana yang dicontoh nabi kepada istrinya ‘Aisyah, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017).

4. Membaca Do’a Sebelum Tidur yang Sudah Saya Jelaskan Di Atas

Dari Hudzaifah, ia berkata:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا » . وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ »

Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324)

5. Sebisa Mungkin Membiasakan Tidur di Awal Malam (Tidak Sering Begadang) Jika Tidak Ada Manfaatnya

Seperti yang diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)

Ibnu Baththol menjelaskan, bahwa.

“Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat isya’ karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalart shubuh berjamaah. ‘Umar bin khattab sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat isya’, beliau mengatakan, “apakah kalian sedang begadang di awal malam, nanti diakhir malam tertidur lelap?!”(Syarh Albukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah)

Doa Bangun Tidur

soa sebelum dan sesudah tidur, islami, doa

Tidak hanya sebelum tidur saja kita berdoa, melainkan sesudah tidur kita juga harus membaca doa sesudah tidur sebagai ucapan syukur kita kepada Allah, karena masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Nah untuk itu, berikut merupakan penjelasan mengenai doa bangun tidur ini.

doa sesdudah tidur, amalan islam, islami

Bacaan Doa Sesudah Tidur Arab

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَمَآ اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Nah seperti yang kalian lihat, di atas merupakan tulisan arab dari doa bangun tidur.

Bacaan Doa Sesudah Tidur Latin

Alhamdulillahilladzi Ahyaana Bada Maa Amaatanaa Wa Ilaihin Nushur

Nah jika kalian belum terlalu bisa membaca Al-quran, kalian bisa membaca atau menghafal doa sesudah tidur dengan bacasan latin di atas.

Arti Doa Sesudah Tidur

“Segala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku, dan hanya kepada-Nya nantinya kami semua akan dihidupkan kembali.” (HR.Ahmad, Bukhari, dan Muslim).

Nah sama halnya dengan doa sebelum tidur, doa di atas juga diambil dari haditz, atau bisa disimpulkan doa di atas adalah berasal dari Rasulullah secara langsung.

Sunah-Sunah Sesudah Tidur

soa sebelum dan sesudah tidur, islami, doa

Nah ada juga nih sunah setelah bangun tidur yang harus kalian ketahui untuk menambah pahala saat sesudah membuka mata.

1. Mengusap Bekas Tidur Yang Ada Diwajah

Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu menceritakan, bahwa beliau dulu pernah menginap di rumah bibinya, Maimunah Radhiyallahu’anhu, salah satu istri Nabi Shalalllahu ‘alaihi Wa Sallam. Ibnu Abbas berkata,

حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ اللَّيْلُ اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ

Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun, kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya. (HR. Ahmad 2201, Bukhari 183, Nasai 1631, dan yang lainnya).

2. Membaca Doa Ketika bangun Tidur

Nah untuk doa bangun tidur ini seperti yang saya jelaskan di atas, jadi kalian tidak perlu khawatir akan tidak bisa melakasanakan sunah ini.

Ada juga beberapa sahabat yang menceritakan kebiasaan ini, diantaranya adalah Hudzaifah bin al-Yaman dan al-Barra bin Azib. Kedua sahabat tersebut menceritakan tentang doa yang biasa dibaca Nabi Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam ketika hendak tidur dan bangun tidur,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bangun tidur beliau membaca: Alhamdulillah alladzi ahyaanaa…dst. (HR. Bukhari 6312, Muslim 2711, dan yang lainnya)

3. Membaca 10 Ayat Terakhir Al-Imron

Untuk lebih tepatnya berada pada ayat berikut,

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.”

Ada juga sahabat nabi, yaitu Ibnu Abbas menceritakan pengalaman beliau, katika menginap di rumah bibinya Maimunah yang tidak lain adalah istri Rasulullah,

فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ ، ثُمَّ قَرَأَ الْعَشْرَ الآيَاتِ الْخَوَاتِمَ مِنْ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ

Beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya, kemudian beliau membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran. (HR. Ahmad 2201, Bukhari 183, Nasai 1631, dan yang lainnya).

4. Gosok Gigi

Salah satu sahabat, yaitu Hudzaifah Radhiallahu ‘anhu pernah menceritakan,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ، يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ

Nabi Shollallahu’alaihi wassalam apabila bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak. (HR. Bukhari 245 dan Muslim 255)

Tidak hanya itu, ada banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan ketika menggosok gigi ketika bangun tidur. Terutama mereka yang hendak menunaikan sholat. Disamping menyegarkan, menggosok gigi juga akan menghilangkan bau mulut sehingga tidak mengganggu Malaikat yang turut hadir ketika kita melaksanakan sholat malam.

Ali bin Abi Thalib Radhialllahu ‘anhu pernah menceritakan, “kami diperintahkan (oleh Rasulullah) untuk bersiwak, kemudian beliau bersabda,

إن العبد إذا قام يصلي أتاه الملك فقام خلفه يستمع القرآن ويدنو فلا يزال يستمع ويدنو حتى يضع فاه على فيه فلا يقرأ آية إلا كانت في جوف الملك

”Sesungguhnya seorang hamba ketika hendak mendirikan shalat datanglah malaikat padanya. Kemudian malaikat itu berdiri di belakangnya, mendengarkan bacaan Al-Qu’rannya, dan semakin mendekat padanya. Tidaklah dia berhenti dan mendekat sampai dia meletakkan mulutnya pada mulut hamba tadi. Tidaklah hamba tersebut membaca suatu ayat kecuali ayat tersebut masuk ke perut malaikat itu.” (HR. Baihaqi dalam Sunan al-Kubro 1/38 dan dishahihkan al-Albani dalam as-Shahihah).

5. Membersihkan Hidung

Sama halnya dengan berwudhu, membersihkan hidung dengan cara disedot atau biasa nya disebut dengan istinsyaq ini lalu mengeluarkannya, juga termasukl dari sunah kita setelah bangun tidur.

Setelah kita terbangun dari tidur, kita hendaknya membersihakan hidung 3 x, lebih tepatnya pada rongga hidung. Kenapa? Karena ketika manuisa telah terlelap tertidur, para syaiton menjadikan lubang hidungnya untuk tempat menginap.

Seperti yang di sampaikan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ

“Apabila kalian bangun tidur maka bersihkan bagian dalam hidung tiga kali karena setan bermalam di rongga hidungnya.” (HR. Bukhari 3295 dan Muslim 238)

6. Mencuci Tangan

Dari Abu Hurairoh Radhallahu ‘anhu, Rasulullah pernah bersabda,

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ، فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ

Apabila kalian bangun tidur maka janganlah dia mencelupkan tangannya ke dalam wadah, sebelum dia mencucinya 3 kali, karena dia tidak mengetahui dimana tangannya semalam berada.” (HR. Bukhari dan Muslim 278).

Penutup

Nah mungkin sekian dulu ya informasi mengenai Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidurnya, semoga dapat bermanfaat untuk masa yang sekarang dan masa yang akan datang.

Ambil yang kalian anggap positif, dan buang yang kalian anggap negatif.

Enjoy every process in life.

 

Salam Berilmu🤗

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply