17

Apa Itu Muatan Listrik? Pengertian, Sifat, Cara Membagi Muatan

 

Muatan Listrik-Siapa sih yang tidak tahu akan listrik? Ya listrik mungkin bagi orang indonesia merupakan kebutuhan pokok. Bayangin aja kalau indonesia tanpa listrik, pasti gelap gulita dari sabang sampai merauke. Maka dari itu listrik merupakan kebutuhan masyarakat indonesia.

Nah kali ini kita akan mempelajari tentang muatan listrik. Muatan listrik ini adalah sifat dasar dari elementer tertentu.

Nah untuk lebih lanjutnya mari kita simak dan pelajari penjelasan-penjelasan di bawah ini.

Pengertian Muatan Listrik

pengertian muatan listrik, muatan listrik, listrik

Dalam SI, Satuan muatan listrik adalah coulomb satuan muatan listrik yang terkadang dinyatakan dengan µC (microcoulomb) dimana 1 µC = 10-6 C.

Biaya Proton: q p = +1,6 x 10 -19 C

Muatan Neutron: q e = – 1,6 x 10 -19 C

Untuk atom bermuatan pusitif, jumlah proton akan lebih banyak dari pada jumlah neutron. Begitu pula sebaliknya, untuk atom bermuatan negatif, jumlah elektron akan lebih banyak dari pada jumlah proton. Ada juga atom yang tidak bermuatan (netral), Untuk atom ini jumlah proton dan elektron sama besarnya.

Sifat Muatan Listrik

Sifat muatan listrik, muanatn listrik, listrik

untuk muatan ini sendiri memiliki beberapa sifat, Beberapa sifat tersebut adalah:

  • Interaksi antara benda-benda yang bermuatan listrik, sifatnya:
    1. Muatan sejenis tolak-menolak
    2. Muatan tidak sejenis tarik-menarik

 

  • Muatan memiliki dua jenis, yaitu
    1. Muatan positif
    2. Muatan negatif

Cara Membagi Muatan Listrik

cara membagi muatan listrik, muatan listrik, listrik

Berikut ini adalah cara untuk membagi muatan ke benda lain agar benda lain itu juga juga memiliki muatan yang sama. Berikut adalah penjelasannya:

Menggosok

Muatan pada sebuah benda dipengaruhi oleh muatan listrik atom-atom penyusunnya. Ada atom yang cenderung melepas elektron, tetapi ada juga atom yang cenderung mengikat elektron.

Jika dua benda tersusun dari atom yang memiliki perbedaan sifat tersebut saling digosokkan/ digesekan, maka interaksi yang terjadi itu akan lebih memudahkan untuk membuat benda bermuatan listrik.

Contohnya dengan cara menggosok/menggesek ini terjadi terhadap dua benda, yaitu:

  1. Menggosok penggaris plastik dengan kain wol, sehingga penggaris memiliki muatan listrik negatif.
  2. Menggosok kaca dengan kain kain sutera, sehingga kaca menjadi bermuatan listrik jenis positif.

Induksi

Induksi dapat dilakukan dengan cara mendekatkan benda yang bermuatan listrik ke benda netral. Akibatnya benda netral akan terpolarisasi.

Jika benda netral yang terpolasisasi di hubungkan dengan tanah, maka elektron-elektronnya akan mengalur menuju tanah.

Setelah penghantar yang menuju tanah di hilangkan dan benda bermuatan listrik dijauhkan, maka benda netral akan menjadi kekurangan elektron (bermuatan positif).

Induksi dalam jumlah muatan tertentu dapat mengakibatkan muatan melompati jarak pemisah, hal ini dapat menimbulkan lintasan bunga api. Salah satu resikonya yang besar adalah terjadinya petir.

Sentuh

Untuk sentuhan ini sangat mudah, karena Anda hanya perlu menyentuh konduktor dengan non konduktor, maka kedua konduktor akan membagi beban.

Penutupan

Mungkin sekian dulu dari kakibu, semoga ilmu yang kali ini bisa bermanfaat untuk kalian, dan dapat dijadikan ilmu dan wawasan untuk pengetahuanyang lebih luas.

Sekian dari kakibu, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti terus kakibu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat lainnya.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply